MENUNGGU SIKAP TEGAS BUPATI

Bupati Bandung Barat Abu Bakar

BandungBarat.Net, EDITORIAL - Senin malam (2/82016) kemarin, kita dikejutkan dengan sejumlah pemberitaan media perihal ditangkapnya seorang pejabat pemerintahan Kabupaten Bandung Barat oleh Polda Jabar. Penangkapan diduga kuat terkait penggunaan narkoba oleh pejabat tersebut di sebuah hotel di Kota Bandung.
(Baca: Duh! Kepala BKD Bandung Barat Ditangkap Terkait Narkoba)

Konon, pejabat tersebut merupakan pimpinan perangkat daerah yang membidangi kepegawaian di pemda KBB. Tentu saja menjadi ironis, pejabat yang bertanggungjawab urusan pembinaan para pegawai tersandung pelanggaran hukum yang menjadi musuh utama Negara saat ini.

Ya, narkoba merupakan musuh utama Negara. Perang terhadapnya terus dikumandangkan, tak tanggung-tanggung panglima tertinggi Negara Presiden Jokowi seringkali menegaskan perihal ini yang kemudian dibuktikan dengan penerapan hukuman mati bagi para pelaku utama yang terjerat. Beberapa waktu lalu, lima orang terpidana narkoba terbujur kaku di ujung peluru di LP Nusakambangan.

Bagi masyarakat, keterlibatan pejabat daerah dalam penyalahgunaan narkoba sungguh merupakan perilaku yang bukan dianggap remeh. Pejabat yang sejatinya menampilkan laku panutan masyarakat, justru mencoreng raut muka daerah. Perilaku amoral yang mencemari ranah wilayah yang dikenal masyarakatnya sebagai santri. Erosi akhlaq yang mendegradasikan kewibawaan aparatur birokrasi.

Dalam hal ini, Bupati sebagai pucuk pimpinan daerah harus benar-benar punya sikap yang tegas. Ketegasan yang yang dilapalkan dalam tindakan kebijakan. Bukan retorika dan ancaman diatas kertas Koran sebagaimana seringkali kita temukan. Sebab ancaman tanpa tindakan hanya rumus yang berlaku untuk anak kecil yang seringkali tak bertaji.

Langkah mendesak yang perlu dilakukan oleh Bupati menyikapi kasus tersebut adalah dengan memberikan sangsi tegas berupa pemecatan kepada pelaku agar memiliki efek jera. Lebih daripada itu, Bupati sesegera mungkin melakukan tes urine kepada seluruh pegawai terutama para pejabat daerah. Langkah tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam pemberantasan penggunaan dan penyalahgunaan narkoba, termasuk membersihkan Gedung megah Pemda KBB dari anasir-anasir kejahatan narkoba. Seriuskan Bupati bertindak? Kita tunggu, atau kita semakin ragu dalam hentakan slogan Cermat yang menggebu.**
(Mang Barnet)

Klik untuk berkomentar