Rencana Pemotongan tak Akan Ganggu Tunjangan Profesi Guru

Tunjangan Profesi Guru

BandungBarat.NET - Tunjangan profesi guru di Kabupaten Bandung Barat tidak terganggu meski ada rencana pengurangan tunjangan tersebut oleh Kementerian Keuangan. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Bandung Barat tetap akan menyalurkan TPG sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
Kepala Disdikpora Bandung Barat Agustina Piryanti mengaku belum menerima surat edaran resmi terkait dengan rencana penundaan TPG. Namun, dia memastikan TPG untuk triwulan ketiga akan dibayarkan pada September nanti.

"Anggarannya sudah ada dan tinggal disalurkan setelah proses administrasi selesai. Jadi, soal rencana penundaan dari pemerintah pusat untuk saat ini belum atau tidak berpengaruh," katanya, kemarin.
Dia menuturkan, TPG yang akan dibayarkan pada triwulan ketiga sebesar Rp 62,2 miliar untuk 4.359 guru bersertifikasi. Mereka terdiri atas 9 guru SLB, 21 guru TK, 2.787 guru SD, 1.040 guru SMP dan 502 guru SMA/SMK.

Kepastian penyaluran TPG triwulan ketiga di Bandung Barat tersebut, menurut Agustina, lantaran masih ada dana sertifikasi sebesar Rp 105 miliar. Dengan demikian, masih ada sisa Rp 42 miliar lebih untuk TPG triwulan berikutnya.

Untuk mencairkan TPG, lanjut dia, pihaknya menunggu kelengkapan administrasi dari para guru bersertifikasi. Data tersebut untuk menentukan jumlah penerima dana yang dibayarkan empat kali dalam setahun. Besaran TPG berkisar Rp 2 juta-Rp 8 juta lebih, begantung pada masa kerja dan golongan.
Seperti diketahui, Kementerian Keuangan berencana mengurangi anggaran TPG sebesar Rp 23,3 triliun. Hal itu berdasarkan usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang disampaikan sekretaris jenderal melalui surat nomor 33130/A.A1.1/PR/2016.

Agustina mengaku masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat terkait dengan rencana pengurangan TPG tersebut. Soalnya, hal itu bisa saja berdampak pada pencairan TPG triwulan keempat.**
(PR /rm)

Klik untuk berkomentar