Di KBB, Combro Sebanyak 8.253 Dengan Tinggi 2,5 Meter Berhasil Pecahkan Rekor Baru

Comro di Bandung Barat Pecahkan rekor

BandungBarat.NET - Pemkab Bandung Barat memecahkan rekor dalam catatan Original Rekor Indonesia (ORI) lantaran telah berhasil membuat gunungan comro (oncom dijero) setinggi 2,5 meter. Gunungan comro itu berjumlah mencapai 8.253 buah serta puluhan makanan lainnya dengan bahan baku oncom, pada Pekan Oncom Nasional (PON) sebagai ajang untuk memeriahkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat di Padalarang, Sabtu (17/9).

Bupati Bandung Barat H. Abubakar mengungkapkan, makanan rakyat ini menjadi identitas dari Kabupaten Bandung Barat. Untuk rasa comro ini tidak kalah dengan makanan instan lainnya. Bahkan, makanan ini juga mudah dijumpai di berbagai tempat untuk dikonsumsi. ”Bahan bakunya dari oncom yang sangat mudah didapat. Pada kesempatan ini juga kita ingin mengangkat comro untuk diangkat dalam catatan rekor ini,” kata Abubakar.

Menurut Abubakar, catatan rekor yang diraih ini merupakan inisiasi dari Komunitas Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung Barat di bawah binaan Dekranasda Kabupaten Bandung Barat dan disambut secara aktif oleh pemerintah daerah. ”Rekor yang berhasil ditorehkan ini merupakan bentuk apresiasi positif terhadap kreativitas dan inovasi yang dilakukan masyarakat karena berhasil menyelenggarakan sebuah kegiatan yang di dalamnya terdapat aneka makanan dengan bahan baku oncom,” terangnya.

Abubakar menjelaskan, oncom merupakan salah satu bahan makanan dengan ciri khas tersendiri yang ternyata bisa dijadikan identitas daerah agar bisa lebih dikenal di tingkat regional maupun nasional. Hadirnya makanan berbahan oncom ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan roda perekonomian. Selain oncom untuk bahan makanan, kata Abubakar, Kabupaten Bandung Barat juga memiliki identitas dengan batu akik oncom. Dimana motif dalam batu akik tersebut sebuah oncom. ”Termasuk batu akik bermotif oncom merupakan identitas Kabupaten Bandung Barat,” paparnya.

Pemkab Bandung Barat memecahkan rekor dalam catatan Original Rekor Indonesia (ORI) lantaran telah berhasil membuat gunungan comro (oncom dijero) setinggi 2,5 meter. Gunungan comro itu berjumlah mencapai 8.253 buah serta puluhan makanan lainnya dengan bahan baku oncom, pada Pekan Oncom Nasional (PON) sebagai ajang untuk memeriahkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat di Padalarang, Sabtu (17/9).

Bupati Bandung Barat H. Abubakar mengungkapkan, makanan rakyat ini menjadi identitas dari Kabupaten Bandung Barat. Untuk rasa comro ini tidak kalah dengan makanan instan lainnya. Bahkan, makanan ini juga mudah dijumpai di berbagai tempat untuk dikonsumsi. ”Bahan bakunya dari oncom yang sangat mudah didapat. Pada kesempatan ini juga kita ingin mengangkat comro untuk diangkat dalam catatan rekor ini,” kata Abubakar.

Menurut Abubakar, catatan rekor yang diraih ini merupakan inisiasi dari Komunitas Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung Barat di bawah binaan Dekranasda Kabupaten Bandung Barat dan disambut secara aktif oleh pemerintah daerah. ”Rekor yang berhasil ditorehkan ini merupakan bentuk apresiasi positif terhadap kreativitas dan inovasi yang dilakukan masyarakat karena berhasil menyelenggarakan sebuah kegiatan yang di dalamnya terdapat aneka makanan dengan bahan baku oncom,” terangnya.

Abubakar menjelaskan, oncom merupakan salah satu bahan makanan dengan ciri khas tersendiri yang ternyata bisa dijadikan identitas daerah agar bisa lebih dikenal di tingkat regional maupun nasional. Hadirnya makanan berbahan oncom ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan roda perekonomian. Selain oncom untuk bahan makanan, kata Abubakar, Kabupaten Bandung Barat juga memiliki identitas dengan batu akik oncom. Dimana motif dalam batu akik tersebut sebuah oncom. ”Termasuk batu akik bermotif oncom merupakan identitas Kabupaten Bandung Barat,” paparnya.

Ketua Yayasan Original Rekor Indonesia Agung Elvianto menyatakan, pada kesempatan ini Pemkab Bandung Barat berhasil memecahkan rekor dengan membuat gunungan comro terbanyak di Indonesia. ”Saat ini terjadi rekor baru dengan gunungan comro dengan jumlah terbanyak. Awalnya yang diusulkan itu sebanyak 2.100 comro, namun setelah kita hitung mencapai 8.253 buah comro. Untuk itu kami memberikan apresiasi bahwa comro sebagai wisata kuliner di Kabupaten Bandung Barat,” ungkapnya.
Sebelumnya, kata dia, untuk makanan comro terbanyak ini tidak pernah terjadi di kota/kabupaten lainnya. Kabupaten Bandung Barat menjadi satu-satunya kabupaten yang berhasil memecahkan rekor. ”Saya melihat antusias masyarakat luar biasa dan membanggakan ketika makanan comro bisa diangkat ke tingkat nasional,” kata Agung.
Lebih jauh Agung menjelaskan, ada tiga kategori penilaian yang dilakukan ORI. Pertama kategori prestasi pribadi, kedua kategori klosal untuk jumlah terbanyak dan terakhir kategori unik. ”Untuk comro ini masuk dalam kategori unik dan terbanyak. Sehingga Pemkab Bandung Barat berhasil memecahkan rekor ini,” jelasnya seraya menyebutkan Yayasan ORI sudah berdiri sejak 2007 dan terus eksis memberikan apresiasi terhadap kreativitas anak bangsa. (drx/fik)
**
 Sumber: bandungekspres.co.id /rm
Pemkab Bandung Barat memecahkan rekor dalam catatan Original Rekor Indonesia (ORI) lantaran telah berhasil membuat gunungan comro (oncom dijero) setinggi 2,5 meter dengan jumlah comro yang mencapai 8.253 buah serta puluhan makanan lainnya dengan bahan baku oncom, pada Pekan Oncom Nasional (PON) sebagai ajang untuk memeriahkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat di Padalarang, Sabtu (17/9).
Bupati Bandung Barat, Abubakar mengungkapkan, makanan rakyat ini menjadi identitas dari Kabupaten Bandung Barat. Untuk rasa comro ini tidak kalah dengan makanan instan lainnya. Bahkan, makanan ini juga mudah dijumpai di berbagai tempat untuk dikonsumsi. “Bahan bakunya dari oncom yang sangat mudah didapat. Pada kesempatan ini juga kita ingin mengangkat comro untuk diangkat dalam catatan rekor ini,” kata Abubakar.
Menurut Abubakar, catatan rekor yang diraih ini, merupakan inisiasi dari Komunitas Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung Barat di bawah binaan Dekranasda Kabupaten Bandung Barat dan disambut secara aktif oleh pemerintah daerah. “Rekor yang berhasil ditorehkan ini merupakan bentuk apresiasi positif terhadap kreativitas dan inovasi yang dilakukan masyarakat karena berhasil menyelenggarakan sebuah kegiatan yang di dalamnya terdapat aneka makanan dengan bahan baku oncom,” terangnya.
Abubakar menjelaskan, oncom merupakan salah satu bahan makanan dengan ciri khas tersendiri yang ternyata bisa dijadikan identitas daerah agar bisa lebih dikenal di tingkat regional maupun nasional. Hadirnya makanan berbahan oncom ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan roda perekonomian. Selain oncom untuk bahan makanan, kata Abubakar, Kabupaten Bandung Barat juga memiliki identitas dengan batu akik oncom. Dimana motif dalam batu akik tersebut sebuah oncom. “Termasuk batu akik bermotif oncom merupakan identitas Kabupaten Bandung Barat,” paparnya.
Ketua Yayasan Original Rekor Indonesia Agung Elvianto menyatakan, pada kesempatan ini Pemkab Bandung Barat berhasil memecahkan rekor dengan membuat gunungan comro terbanyak di Indonesia. “Saat ini terjadi rekor baru dengan gunungan comro dengan jumlah terbanyak. Awalnya yang diusulkan itu sebanyak 2.100 comro, namun setelah kita hitung mencapai 8.253 buah comro. Untuk itu kami memberikan apresiasi bahwa comro sebagai wisata kuliner di Kabupaten Bandung Barat,” ungkapnya.
Sebelumnya, kata dia, untuk makanan comro terbanyak ini tidak pernah terjadi di kota/kabupaten lainnya. Kabupaten Bandung Barat menjadi satu-satunya kabupaten yang berhasil memecahkan rekor. “Saya melihat antusias masyarakat luar biasa dan membanggakan ketika makanan comro bisa diangkat ke tingkat nasional,” kata Agung.
Lebih jauh Agung menjelaskan, ada tiga kategori penilaian yang dilakukan ORI. Pertama kategori prestasi pribadi, kedua kategori klosal untuk jumlah terbanyak dan terakhir kategori unik. “Untuk comro ini masuk dalam kategori unik dan terbanyak. Sehingga Pemkab Bandung Barat berhasil memecahkan rekor ini,” jelasnya seraya menyebutkan Yayasan ORI sudah berdiri sejak 2007 dan terus eksis memberikan apresiasi terhadap kreativitas anak bangsa. (drx/jpg)
- See more at: http://indopos.co.id/combro-sebanyak-8-253-pecahkan-rekor/#sthash.v19UTMqp.dpuf
Pemkab Bandung Barat memecahkan rekor dalam catatan Original Rekor Indonesia (ORI) lantaran telah berhasil membuat gunungan comro (oncom dijero) setinggi 2,5 meter dengan jumlah comro yang mencapai 8.253 buah serta puluhan makanan lainnya dengan bahan baku oncom, pada Pekan Oncom Nasional (PON) sebagai ajang untuk memeriahkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat di Padalarang, Sabtu (17/9).
Bupati Bandung Barat, Abubakar mengungkapkan, makanan rakyat ini menjadi identitas dari Kabupaten Bandung Barat. Untuk rasa comro ini tidak kalah dengan makanan instan lainnya. Bahkan, makanan ini juga mudah dijumpai di berbagai tempat untuk dikonsumsi. “Bahan bakunya dari oncom yang sangat mudah didapat. Pada kesempatan ini juga kita ingin mengangkat comro untuk diangkat dalam catatan rekor ini,” kata Abubakar.
Menurut Abubakar, catatan rekor yang diraih ini, merupakan inisiasi dari Komunitas Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung Barat di bawah binaan Dekranasda Kabupaten Bandung Barat dan disambut secara aktif oleh pemerintah daerah. “Rekor yang berhasil ditorehkan ini merupakan bentuk apresiasi positif terhadap kreativitas dan inovasi yang dilakukan masyarakat karena berhasil menyelenggarakan sebuah kegiatan yang di dalamnya terdapat aneka makanan dengan bahan baku oncom,” terangnya.
Abubakar menjelaskan, oncom merupakan salah satu bahan makanan dengan ciri khas tersendiri yang ternyata bisa dijadikan identitas daerah agar bisa lebih dikenal di tingkat regional maupun nasional. Hadirnya makanan berbahan oncom ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan roda perekonomian. Selain oncom untuk bahan makanan, kata Abubakar, Kabupaten Bandung Barat juga memiliki identitas dengan batu akik oncom. Dimana motif dalam batu akik tersebut sebuah oncom. “Termasuk batu akik bermotif oncom merupakan identitas Kabupaten Bandung Barat,” paparnya.
Ketua Yayasan Original Rekor Indonesia Agung Elvianto menyatakan, pada kesempatan ini Pemkab Bandung Barat berhasil memecahkan rekor dengan membuat gunungan comro terbanyak di Indonesia. “Saat ini terjadi rekor baru dengan gunungan comro dengan jumlah terbanyak. Awalnya yang diusulkan itu sebanyak 2.100 comro, namun setelah kita hitung mencapai 8.253 buah comro. Untuk itu kami memberikan apresiasi bahwa comro sebagai wisata kuliner di Kabupaten Bandung Barat,” ungkapnya.
Sebelumnya, kata dia, untuk makanan comro terbanyak ini tidak pernah terjadi di kota/kabupaten lainnya. Kabupaten Bandung Barat menjadi satu-satunya kabupaten yang berhasil memecahkan rekor. “Saya melihat antusias masyarakat luar biasa dan membanggakan ketika makanan comro bisa diangkat ke tingkat nasional,” kata Agung.
Lebih jauh Agung menjelaskan, ada tiga kategori penilaian yang dilakukan ORI. Pertama kategori prestasi pribadi, kedua kategori klosal untuk jumlah terbanyak dan terakhir kategori unik. “Untuk comro ini masuk dalam kategori unik dan terbanyak. Sehingga Pemkab Bandung Barat berhasil memecahkan rekor ini,” jelasnya seraya menyebutkan Yayasan ORI sudah berdiri sejak 2007 dan terus eksis memberikan apresiasi terhadap kreativitas anak bangsa. (drx/jpg)
- See more at: http://indopos.co.id/combro-sebanyak-8-253-pecahkan-rekor/#sthash.v19UTMqp.dpuf

Klik untuk berkomentar