Gadis Tunarungu Jadi Korban Penganiayaan dan Pelecehan di Cihampelas KBB

Korban Tunarungu pelecehan dan penganiyayaan Cihampelas KBB

BandungBarat.NET - Seorang gadis tunarungu berinisial L (24), warga Desa Pataruman Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat kini tergeletak lemah di Rumah Sakit Umum Cibabat. Pasalnya, gadis yang kedua orang tuanya sudah bercerai ini diduga menjadi korban penganiayaan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh sekelompok pria yang saat ini masih dicari identitasnya.

Kejadian terjadi pada hari rabu (31/8) lalu. Warga Desa Pataruman dikagetkan dengan penemuan L yang tergeletak tidak berdaya di aliran sungai irigasi pataruman. Pada saat ditemukan, kondisi tubuh L sudah babak belur. Luka memar terlihat di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.

Saat ditanyai oleh warga dan aparat setempat, L mengaku menjadi korban pelecehan dan penganiyayaan yang dilakukan oleh sekelompok pria yang dalam dugaan sementara merupakan kawanan supir angkot.

Pihak keluarga sempat bingung untuk menghadapi kasus ini. Bahkan usaha untuk memulihkan kondisi fisik korban pun hanya dilakukan seadanya tanpa bantuan medis. Hingga akhirnya korban sempat terbengkalai selama satu minggu setelah kejadian.

Kemudian atas inisiatif Keluarga Mahasiswa Bandung Barat (KEMBARA) yang mendapat laporan atas kejadian ini, pada hari selasa (6/9) korban dan keluarga kemudian didampingi untuk melakukan penanganan medis maupun hukum. Laporan kepada Kemensos, Komisi VIII DPR RI, P2TP2A, dan BP3AKB Bandung Barat saat ini sudah ditindak lanjuti.

Untuk sementara atas rujukan kepolisian, korban dipulihkan terlebih dahulu kondisinya. Saat ini korban berada di RS Cibabat. Dari hasil diagnosa sementara, korban mengalami patah tulang di bagian paha dan akan menjalani operasi.**
(rm)

Klik untuk berkomentar