Jelajah Curug Gawang di Desa Wangunsari Sindangkerta

Curug Gawang di Desa Wangunsari Sindangkerta

BandungBarat.NET ~ Pada awal Desember kemarin, team MOPBABA alias Mojang Petualang Bandung Barat mengadakan satu ekspedisi ke kecamatan Sindangkerta. Lebih tepatnya berkunjung ke salah satu destinasi wisata yang berada  di kampung Cimanggu Desa Wangunsari.

Destinasi wisata apa yang ada disana?
Ya! Di sana ada satu destinasi wisata alam berupa air terjun yang masih asri dan belum banyak diketahui orang. Nama air terjun tersebut adalah air terjun gawang. Atau orang sunda biasa menyebutnya Curug Gawang.

Curug Gawang atau biasa disingkat dengan GC adalah sebuah curug yang memiliki keindahan tersendiri. Curug ini memiliki ketinggian yang kurang lebih sekitar 100 meter dan memiliki warna air yang cukup jernih.

Bagi para pengunjung yang ingin berenang, di Curug ini tersedia tempat berenang yang lumayan asik. Jika kebanyakan curug memiliki tempat berenang yang ada tepat dibawah tempat jatuhnya air, maka di curug ini berbeda. Kita suguhkan tempat berenang yang ada sekitar lima meter dibawah tempat jatuhnya air.

Untuk sampai di kawasan air terjun CG ini, bisa dikases dari berbagai jalur. Intinya, dari Bandung anda bisa menuju ke Sindangkerta, tepatnya ke Kampung Cimanggu Desa Wangun Sari. Disana anda bisa bertanya arah menuju CG, insyallah semua warga disana tahu arah menuju CG. Dari tempat menyimpan kendaraan, para pengunjung cukup berjalan sekitar 5-10 menit sudah sampai di lokasi. Namun untuk perjalannya memang lumayan ekstrim. Karena pengujung harus melewati licinnya jalan pesawahan dan beberapa jalur bebatuan.

Jelajah Curug Gawang di Desa Wangunsari Sindangkerta
Salah satu team MOPBABA yang bernama Ari menuturkan bahwa untuk menuju lokasi CG tidaklah jauh, namun lumayan menantang. “Ini perjalanan pendek tapi manantang, soalnya saya di hadapkan dengan jalan yang licin seperti batu, saya juga sempet terpeleset di sawah," ujarnya.

Ada hal menarik seputar air terjun CG, konon air tejun CG memiliki cerita mistis. Katanya di bawah air terjun itu terdapat batu yang besar konon diceritakan berfungsi untuk menutupi lubang ular. Dan di belakang air terjun itu ada lubang ular juga yang sangat besar. Masyarakat setempat mempercayai bahwa ketika malam hari di malam-malam tertentu ular itu sering keluar.

Ada pula kisah lainnya yang cukup menarik disimak. Konon ketika sedang terjadi hujan gerimis, maka biasanya sering muncul pelangi yang biasa dijadikan tempat mandi para bidadari. Karena menurut masyarakat setempat, pelangi itu (nutug) mengarah ke air terjun CG. Wahhh. Banyak sekali kisah yang menarik dari air terjun CG.


Namun sayang, kondisi curug ini kurang terawat. Mungkin karena sudah banyak pengunjung yang datang kesana namun kurang memiliki kesadaran akan menjaga lingkungan. Sebagian dari pengunjung yang datang kesana masih ada yang buang sampah sembarangan.Team MOPBABA menemukan beberapa sampah yang berserakan.

Nah oleh sebab itu diharapkan bagi para pengunjung yang nanti hendak berkunjung kesana agar lebih bisa menjaga alam yang telah di suguhkan Bandung Barat ini, termasuk di Curug Gawang.
____
Kontributor: MOPBABA (Mojang Penjelajah Bandung Barat)
Facebook : Mopbaba
IG : @mopbaba
Email : mopbaba16@gmail.com
Phone : 081223799201 (oci)
**
(rm)

Klik untuk berkomentar