Di Sindangkerta, Ansor Bandung Barat Kembali Gelar Kecamatan Bersholawat

Di Sindangkerta Bandung Barat, Ansor Kecamatan Bersholawat Kembali Digelar

BandungBarat.NET, SINDANGKERTA ~ Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat kembali menggelar kegiatan Kecamatan Bersholawat. Setelah sebelumnya sukses dengan Kegiatan Kecamatan bersholawat di Kecamatan Cihampelas dan Gunung Halu, organisasi pemuda sayap Nahdlatul Ulama Bandung Barat itu kembali mengadakan kegiatan serupa di Kecamatan Sindangkerta.

Kegiatan yang pelaksanaannya bertepatan dengan momentum tasyakur hari kemerdekaan Indonesia tersebut digelar di lapangan terminal Sindangkerta pada hari Sabtu (19/8/17).

Ketua pelaksana kegiatan, Dida A. Maulana menyampaikan bahwa kegiatan Kecamatan Bersholawat yang digelar di Sindangkerta merupakan bagian dari upaya menyemarakan semangat keislaman dan kebangsaan. Menurutnya, keislaman dan kebangsaan di Indonesia adalah paket kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Tidak dibenarkan adanya upaya membenturkan antara Islam dan NKRI.

"Kegiatan ini mengusung tema sholawat dan dzikir kebangsaan. Untuk syiar islam dan rasa cinta tanah air. Dua hal yang tidak bisa di pisahkan di negeri ini," paparnya.

Sementara itu ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bandung Barat, Cecep Nedi Sugilar mengapresiasi kegiatan Kecamatan Bersholawat di Sindangkerta. Menurutnya, kegiatan Kecamatan Bersholawat merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang sudah diagendakan oleh Ansor Bandung Barat. Sindangkerta merupakan titik ketiga yang menggelar kegiatan tersebut setelah sebelumnya kegiatan serupa sukses digelar di Cihampelas dan Gunung Halu.

"Alhamdulillah, kegiatan Kecamatan Bersholawat di Sindangkerta berjalan dengan luar biasa baik. Selanjutnya, insyaallah Kecamatan Bersholawat akan digelar di Cipatat pada 1 Muharam," ujarnya.

Kegiatan Kecamatan Bersholawat di Sindangkerta sendiri berlangsung pada hari sabtu (19/8/17). Kegiatan tersebut dimulai sejak siang hari pukul 15.00 hingga berkahir pukul 24.00 malam.

Kegiatan pada siang hari diisi dengan parade sholawat dari utusan beberapa pesantren di sindangkerta. Selain itu, diadakan pula gelaran pencak silat serta perlombaan-perlombaan khas tujuh belasan untuk meramaikan semarak hari kemerdekaan.

Adapun pada kegaiatan malam, digelar penampilan hadroh, dzikir kebangsaan, dan taushiyah. Hadroh dibawakan oleh tim hadroh Al-Hikmah al-Amiriyah sedangkan Dzikir Kebangsaan oleh KH. Aa Maulana (Rois Syuriah PCNU) dan Tausyiah oleh KH. asep Samsudin.
**
(Rifkiyal)

Klik untuk berkomentar