Gelar PKD, Ansor Bandung Barat wujudkan Kader Terdidik, Terlatih dan Terpimpin

Gelar PKD, Ansor Bandung Barat wujudkan Kader Terdidik, Terlatih dan Terpimpin

Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) kembali digelar oleh Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat. Setelah sukses melaksanakan PKD di Zona I pada bulan Juli lalu, organisasi badan otonom kepemudaan Nahdlatul Ulama Bandung Barat ini kembali sukses menggelar PKD di Zona II.

Bertempat di Pondok Pesantren Bunisari Ngamprah, pelaksanaan PKD tersebut berlangsung selama 3 hari. Yakni dari tanggal 8 sampai tanggal 10 September 2017.

Ketua pelaksana kegiatan, Rifqi Ahmad Sulaiman mengungkapkan kebanggaannya atas antusias peserta yang mengikuti kegiatan PKD Ansor Bandung Barat. Ia menilai bahwa banyaknya peserta yang hadir menunjukan semangat untuk mengabdi pada Nahdlatul Ulama.

"Alhamdulillah, PKD Zona II ini diikuti oleh lebih dari 150 orang peserta," ungkapnya pada Sabtu (9/9/17).

Ia menambahkan, bahwa kader Ansor harus terdidik, terlatih dan terpimpin. Sebab menurutnya ada salah satu lembaga peneliatian yang menyebut bahwa Indonesia akan kehilangan 2 organisasi besar dalam 20 tahun ke depan. Pertama, organisasi yang dikumpulkan tapi tidak dididik. Dan kedua, organisasi yang dididik tapi tidak dikumpulkan.

"Yang pertama mereka menyebut bahwa organisasi yang dikumpulkan tapi tidak dididik adalah NU. Maka PKD ini adalah salah satu jawaban untuk untuk membantah penelitian tersebut," paparnya.

Sementara itu, Ketua Ansor Bandung Barat, Cecep Nedi Sugilar menyambut baik atas suksesnya kegiatan PKD di Zona II itu. Ia menjelaskan bahwa Ansor Bandung Barat memang serius dalam program kaderisasi.

"Ini menjadi PKD yang ke-20 selama kepengurusan saya," ujarnya.

PKD Ansor Bandung Barat Zona II merupakan lanjutan dari PKD Ansor Zona I. PKD Ansor Zona dua ini lebih banyak mencakup wilayah Bandung Barat bagian utara, diantaranya Lembang, Cisarua, Parongpong, Ngamprah, Padalarang, Cipatat, Cipendeuy, Cikalong Wetan, Batujajar dan Saguling.**
(rifkiyal)

Klik untuk berkomentar