Ini Sikap Ansor NU Bandung Barat Terkait Dukungan Politik di Pilkada 2018


Pada tahun 2018 ini, beberapa wilayah di Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Di antara yang akan melaksanakan pesta politik tersebut adalah Kabupaten Bandung Barat. Di mana masyarakat Bandung Barat akan memilih sosok Bupati dan Wakil Bupatinya pada tanggal 27 Juni 2018 nanti.

Adapun nama-nama pasangan calon Bupati serta Wakil Bupati Bandung Barat sudah terdaftar resmi di KPU. Sebagian kalangan baik secara personal maupun komunal sudah menentukan arah politik untuk mendukung salah satu dari pasangan calon yang ada.

Menyikapi hal tersebut, salah satu ormas yang memiliki basis masa besar yakni Gerakan Pemuda Ansor NU Bandung Barat turut memberikan sikap terkait dukungan politik.

Organisasi pemuda Nahdliyyin di Bandung Barat itu secara resmi menyatakan netral, dan tidak berpihak terhadap salah satu dari pasangan calon mana pun. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Ansor Bandung Barat, Cecep Nedi Sugilar pada Minggu (21/1/78) di Pondok Pesantren Cijawura, Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa Ansor Bandung Barat tidak mendukung kepada salah satu pasangan calon mana pun.

"Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor NU Bandung Barat tidak berpihak pada salah satu pasangan calon (kepala daerah) mana pun. Kami menegaskan bersikap netral," ujarnya.

Ia menjelaskan, sikap netralitas tersebut merupakan kesepakatan seluruh kader Ansor Bandung Barat yang tertuang dalam surat rekomendasi Rapat Kerja Cabang. Dan menyatakan bahwa Organisasi Ansor Bandung Barat tidak berpihak pada salah satu pasangan calon mana pun.

Namun demikian, pihaknya tetap mendukung penuh kesuksesan dan kelancaran penyelenggaraan pilkada yang aman, jujur dan tertib.

"Insyaallah, kita akan kawal kesuksesan penyelenggaraan pilkada 2018 ini,"  ujarnya.

Cecep pun menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menyalurkan hak pilihnya. Ia berpesan agar masyarakat tidak golput pada waktunya nanti.
** (ang R)

Klik untuk berkomentar